Dear kamu... iya kamu, kamu yang aku sayangi dengan tulus, kamu yang mulai aku cintai, kamu yang aku pertahankan dan perjuangkan.. aku punya satu pertanyaan untuk mu.. sebenci itukah dirimu padaku?? semudah dan secepat itukah kamu lupakan aku??
Tiga bulan, iya baru tiga bulan memang kita memulai kisah kita, kita yang terpisahkan oleh jarak juga baru beberapa kali bertemu, tapi entah kenapa perasaan ku terlalu besar dan sangat dalam buatmu. tiga bulan, harusnya dalam fase ini hubungan kita sedang hangat-hangatnya, harusnya dalam fase ini kita sedang sama-sama menggali lebih dalam lagi tentang kita satu sama lain. apa yang aku suka dan kamu suka, apa yang aku tidak suka dan kamu tidak suka. harusnya dalam fase ini kita sedang bahagia dan saling merindukan, tapi kenyataan berkata lain.. tiga bulan, dan buatku banyak hal yang tidak kamu ungkapkan tentang perasaan mu hingga mungkin buat mu terlalu jenuh.
Apa kamu sebenci itu terhadapku?? ataukah memang aku yang terlalu bodoh, bodoh karena masih mengharapkan mu, bodoh karena masih saja menunggu sapaan hangatmu setiap hari? entahlah.. yang aku tahu, aku hanya terlalu menyayangimu, aku terlalu merindukan mu. Pengabaian mu sungguh membuat hati ku semakin perih, semakin terluka, dan aku semakin bersedih. bahkan ada saat dimana tiba-tiba air mata jatuh tanpa aku sadari. Sebenci itukah kamu? hingga buat mu seolah aku tidak pernah ada, seolah aku tak kasat mata. Aah sudah lah, apa dayaku.. aku hanya bisa menjaga mu dalam doa-doaku di ujung sajadahku, aku...terlalu rindu.
Senin, 14 September 2015
Sebenci itukah?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar